Hindari Trauma, Ini 5 Cara Menyenangkan Ajak Si Kecil Belajar Puasa

Ilustrasi ibu dan anak/parenting.

Rabu, 12 April 2023 – 18:09 WIB

VIVA Lifestyle – Ramadhan adalah bulan suci Islam yang disambut oleh jutaan umat muslim di seluruh dunia. Cara utama untuk menjalani bulan suci ini adalah melalui puasa, yang mulai dilakukan oleh anak dengan usia yang lebih tua.

Read More

Puasa adalah salah satu dari lima rukun Islam, jadi ini adalah bagian besar dari Ramadhan. Puasa melibatkan pantang dari makanan, minuman, merokok dan hubungan seksual dari fajar hingga matahari terbenam, dan diyakini dapat membersihkan dan menyucikan jiwa serta memperkuat iman seseorang.

Setelah seorang Muslim mencapai pubertas (biasanya sekitar 12 tahun), mereka diharapkan untuk mengambil bagian dalam puasa selama sebulan selama Ramadhan. Namun, itu bukan kewajiban wajib bagi semua orang. Karena tuntutan fisik dan mental puasa, orang-orang tertentu dikecualikan, salah satunya usia anak.

Anak menahan haus dan lapar saat puasa.

Anak menahan haus dan lapar saat puasa.

Meskipun Ramadhan adalah momen spesial, namun memaksakan puasa dapat memunculkan kenangan traumatis atau menyedihkan, yang memengaruhi suasana hati dan perilaku mereka. Sangat penting bagi orang tua untuk peka terhadap masalah makanan dan lingkungan yang nyaman ini selama Ramadhan. Berikut cara agar puasa menyenangkan bagi anak:

Komunikasi

Menjelang Ramadhan, lakukan percakapan terbuka tentang apa yang mereka khawatirkan serta apa yang mereka nantikan. Dengan begitu Anda dapat bekerja sama dan memutuskan apakah puasa adalah hal yang aman untuk mereka lakukan atau tidak pada saat ini. Sebagai orang tua mereka, Anda akan mengetahui masalah, perilaku, dan pemicu mereka seputar makanan, tetapi kepedihan Ramadhan mungkin meningkatkan emosi ini dan menghadirkan tantangan yang belum pernah Anda tangani sebelumnya.

Halaman Selanjutnya

Buatlah rencana makan yang sesuai

img_title



Sumber: www.viva.co.id

Related posts