Minat Baca Buku di Indonesia Urutan ke 60 dari 61 Negara

Ilustrasi membaca buku.

VIVA Lifestyle – Tingkat minat baca masyarakat di Indonesia diketahui terbilang cukup rendah. Berdasarkan data United Nations Educational, Scientific and Cultural Organizatoin (UNESCO) di tahun 2016 Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara di dunia. 

Selain itu, berdasarkan data UNESCO minat membaca masyarakat Indonesia sangat rendah. Dimana hanya 0,001 persen atau 1 dari 1.000 orang di Indonesia yang rajin membaca. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

“Minat baca kita di tahun 2016 sampai sekarang belum berubah,” kata Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia, Uli Silalahi dalam press conference Big Bad Wolf Indonesia di kawasan Menteng Jakarta Pusat, Kamis 17 November 2022. 

Lebih lanjut dijelaskan Uli berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 disebutkan tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia secara keseluruhan berada di angka 59,52 dengan durasi membaca 4-5 jam per minggu dan 4-5 buku per triwulan.

Ilustrasi Membaca

“Sementara itu DKI Jakarta berada di posisi 10 dengan durasi membaca 4-5jam dengan 4-5 buku per triwulan. Data ini agak ngeri 4-5buku selama 3 bulan,” kata dia lebih lanjut. 

Di sisi lain, Bazar Buku Internasional “Big Bad Wolf Books” (BBW) kembali digelar di Jakarta. Melalui acara ini diharapkan semangat membaca buku fisik diharapkan dapat terus mendongkrak minat baca Indonesia dan bisa menjadi bagian dari gaya hidup untuk kemajuan negeri dari literasi.

“Harapannya membaca akan menciptakan generasi Indonesia yang lebih cerdas dan unggul,” kata dia. 

Sumber: www.viva.co.id

Related posts