Program Vaksinasi Booster Kedua Bisa Cegah Laju Penularan Sub Varian XBB.1.5?

Ilustrasi COVID-19/virus corona

VIVA Lifestyle – Sub Varian COVID-19 baru XBB.1.5 atau kraken menimbulkan kekhawatiran di sejumlah negara seperti di Amerika Serikat. Sub varian ini diketahui menjadi biang kerok pada trend peningkatan kasus COVID-19 di Amerika Serikat.

Sepanjang Desember 2022, persentase infeksi baru COVID-19 di Amerika Serikat yang disebabkan oleh XBB.1.5 naik dari perkiraan 4 persen menjadi 41 persen.

Selain di Amerika Serikat, sub varian XBB.1.5 ini juga teridentifikasi di 29 negara lainnya di dunia. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Hingga saat ini sub varian XBB.1.5 belum teridentifikasi di Indonesia. Lantas seperti apa potensi kenaikan dari sub varian ini?

Ilustrasi virus corona COVID-19

Ilustrasi virus corona COVID-19

“Seperti yang disampaikan dari virus ini mudah menular dibandingkan dengan varian apapun,” kata Ketua Satgas COVID-19 PB IDI, Dr.dr. Erlina Burhan, Sp.P (K), MSc, dalam virtual conference, Rabu 25 Januari 2023.

Meski begitu, diungkap oleh Erlina Burhan gejala yang dirasakan para pasien terkonfirmasi sub varian ini ringan dan sebagian besar tidak ada keluhan.

“Tapi gejala atau keluhannya memang ringan bahkan sebagian besar tidak ada keluhan,” ujar dia.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, terkait dengan adanya program vaksinasi booster kedua yang mulai berlangsung pada Selasa 24 Januari lalu apakah bisa menekan penyebaran sub varian ini?

img_title

Sumber: www.viva.co.id

Related posts